Suroan, Rasa Syukur dan Doa Harapan

Warga RT 1-2 RW 2 Desa Tunglur, Kecamatan Badas | Foto: Rifky Scania

Bulan Suro atau 1 Muharam adalah bulan pertama dalam tahun sistem penanggalan Jawa atau Islam. Dalam tradisi Jawa, selalu ada peringatan untuk menyambut tahun baru ini.

Dalam menyambut tahun baru dan menutup tahun, selamatan digelar. Berbagai sajian makanan disajikan beriring do’a. Selamatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas kehidupan yang telah lalu, serta panjatan do’a yang berisi harapan-harapan di tahun baru mendatang agar kehidupan bisa menjadi lebih baik.

Demikianlah yang dilakukan oleh warga Desa Tunglur RT 1-2 RW 3 Kecamatan Badas. Bapak-bapak bersarung menyiapkan tempat sedangkan Ibu-ibu berduyun menenteng “ambeng” yang akan “dipurak” bersama setelah didoakan.

Setiap tradisi selalu membawa simbol-simbol untuk menandai waktu tersebut, begitu pun dalam tradisi Suroan. Yang khas dalam tradisi ini adalah jenang atau bubur suro.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *