Soto Branggahan, Soto Mungil dan Gurih Khas Kediri

Soto Branggahan

Bagi sebagian dulur-dulur Kediri tentunya sudah pada tahu akan Soto Branggahan. Salah satu soto yang cukup terkenal dan kuliner favorit semua kalangan. Soto ini terletak di sepanjang Jalan Raya Branggahan – Ngadiluwih. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur antara Tulungagung – Kediri. Jadi, bila bepergian ke Tulungagung, kamu cukup memakai penanda pertigaan Ngadiluwih. Kemudian sesampai di sana cukup lurus ke selatan lagi hingga tak sampai 4 KM akan menemukan warung-warung soto yang berjejer di kanan dan kiri jalan.

Silakan pilih warung sesukamu, begitu masuk dan memesan soto jangan sampai kaget ketika soto yang disajikan ada di mangkuk mini, beda dengan soto pada umumnya. Tapi itulah Soto Branggahan, soto yang memiliki beberapa ciri khas tersendiri. Mulai dari ukurannya, rasanya sampai jumlah penjualnya.

Bila soto lainnya memiliki jumlah porsi dengan wadah mangkuk besar. Satu porsi sudah bisa membuat perut kenyang, tidak demikian dengan Soto Branggahan. Sotonya hanya berwadah mangkuk mini, saking kecilnya pecinta kuliner yang menyantapnya terkadang menggenggamnya dengan satu tangan. Jadi, untuk kamu yang pingin betul-betul merasa kenyang, jangan malu-malu untuk ngomong ke bapaknya, “Pak, tanduk nggih…”.

Soto Branggahan semakin melegenda dengan ciri khas rasanya yang gurih. Gurih yang didapat merupakan hasil dari olahan santan kelapa. Rasa yang tidak bisa diperoleh dari soto lainnya, iya kan? Kalau ada kembaran gurihnya, kasih masukan infokediri ya Lur.

Selain soto mungilnya, banyak pedagang yang menyajikan beberapa lauk pauk dan cemilan yang bisa menambah kenikmatan Soto Branggahan. Kamu bisa mengambil lauk seperti hati ayam, ampela ayam, telur puyuh, telur asin, perkedel, krupuk rambak, dan tentu saja ceker serta kepala ayam yang selalu disiapkan para penjualnya, karena menjadi lauk yang populer.

Perlu diketahui juga, Soto Branggahan ini merupakan usaha dagang yang sudah diwariskan secara turun-temurun. Mungkin ini salah satu alasan lain mengapa Soto Branggahan memiliki cita rasa yang begitu khas. Dari puluhan warung soto yang ada, terdapat salah satu pedagang yang mengaku sudah memulai usahanya sejak tahun 1976.

Rata-rata harga yang dipatok para pedagang berkisar Rp 4.000 sampai Rp 5.000. Seperti apa yang sudah dijelaskan di atas tadi, satu porsi pasti belum cukup untuk mengobati rasa laparmu. Kalau nambah satu porsi ya tinggal dikalikan dua saja dari harga per porsinya. Dengan harga sebesar itu, porsi sekecil itu, namun memiliki cita rasa yang sangat nikmat, layak sekali Soto Branggahan menjadi salah satu kuliner yang patut kamu coba.

Bagi dulur yang ingin berwisata kuliner di sana, silakan mampir di warung mana saja, atau ada yang punya rekomendasi untuk didatangi? Silakan berikan pendapat dan saranmu Lur!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *