Soto Ayam Bok Ijo, Soto Tamanan Kediri

DSC04257

Soto dan soto, Kediri sangatlah beruntung memiliki berbagai macam olahan soto yang menjadikan Kediri kaya akan wisata kuliner. Bila di daerah Kediri Selatan dulur akan menjumpai Soto Branggahan dengan mangkuk mungil serta rasa gurih kuahnya. Di Kediri Kota, tepatnya di kawasan Terminal Tamanan ada Soto Bok Ijo yang tentunya tidak kalah dengan Soto Branggahan.

Terletak di timur Terminal Tamanan Kediri, soto ini telah berdiri sejak tahun 1969, maka tak heran jika rasa Soto Bok Ijo menjadi kuliner kegemaran warga Kediri dari dulu. Di awal berdirinya, soto ini berada di sekitar Jembatan Hijau, atau orang Kediri biasa menyebutnya Bok Ijo. Dari sinilah muncul nama Soto Bok Ijo, soto yang dijual di kawasan Bok Ijo, lokasinya dahulu ada di timur Terminal Tamanan.

Favorite ini setiap kali ke kota kediri #kulinerkediri #sotobokijo

A photo posted by pprriimmaa (@pprriimmaaa) on

Soto Bok Ijo atau sering juga disebut Soto Tamanan ini disajikan dalam mangkuk ukuran standar, satu porsi cukup untuk membuat perut terasa kenyang. Berbeda dengan Soto Branggahan yang disajikan dengan mangkuk lebih kecil. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung yang membuat soto ini semakin gurih dengan taburan seledri, juga kubis di atasnya.

Bagi yang menyukai kecambah dan perasan jeruk nipis, di Soto Bok Ijo ini juga disediakan di mangkuk yang berbeda, jadi jika membeli satu mangkuk soto akan mendapat 3 mangkuk tambahan yang masing-masing berisi kecambah, perasan jeruk nipis dan cacahan kubis. Inilah salah satu ciri khas dari Soto Bok Ijo yang tidak akan ditemukan pada soto lain.

Dari berjejer soto yang ada, soto yang paling banyak pembelinya adalah soto milik Pak No. Lokasinya yang cukup strategis, yaitu di timur teriminal dan paling utara, membuat karyawan Pak No selalu sibuk melayani pengunjung yang berdatangan. Apalagi bila masuk jam makan siang atau malam, bisa dipastikan warung Pak No akan penuh pengunjung. Beliau biasa membuka warung sotonya mulai dari jam sembilan pagi hingga dua malam.

“Saya sering makan siang di sini karena selain dekat dengan tempat saya bekerja rasanya pun enak, saya senang saja kesini.” Ujar salah satu pengunjung disela menikmati es teh-nya.

Seporsi Soto Bok Ijo yang digelar di gerobak depan warungnya ini pun sangat ekonomis, cukup dengan Rp. 5000 sudah dapat menikmati soto yang menjadi kuliner khas dari Kediri. Selain soto, warung Pak No juga menyediakan Ayam Bakar yang disajikan perpotong sehingga pembeli bisa memilih ingin membeli bagian ayam mulai dari dada ayam seporsi dengan harga Rp. 15.000, paha ayam Rp. 11.000, ati ampela Rp. 4000, sayap seporsi Rp. 13.000, kulit ayam seporsi Rp. 13.000, uritan Rp. 9000. Untuk minuman tak banyak pilihan, hanya Es Teh dan Teh dalam botolan.

A photo posted by INFORMASI KEDIRI (@infokediri) on

Kuliner Kediri memang beragam, salah satunya Soto Bok Ijo ini. Sangat layak untuk kamu coba, cocok sekali untuk dimakan ramai-ramai bareng keluarga, teman maupun mantan. Yang mau ke sana, jangan lupa didokumentasikan ya Lur, unggah di akun Instagram dan tag @infokediri.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *