Rerasan – Ngobrol Bareng Warisan Kuliner Kediri

warisan-kuliner-kediri

Siapa nyana bila cita rasa secuil makanan atau seteguk minuman mampu mewakili identitas sosial budaya masyarakat sekitar makanan dan minuman tersebut diciptakan? Bahan baku bumbunya pun merupakan cermin kekayaan tradisi dengan kultur yang beragam.

Sederhananya, makanan maupun minuman adalah produk dari gaya hidup. Lalu bagaimana dengan laku masyarakat kota/ kabupaten Kediri, apakah tradisi mereka juga mewarisi makanan-minuman serta patut dicermati anak-cucunya?

Sebelum jauh menilik semua penasaran itu, alangkah asyiknya bila kita menggunjingi dulu jenis makanan-minuman khas warisan masyarakat Kediri yang beragam. Sebut saja nama-nama unik ini: Alu-alu, Ongol-ongol, Jibeg, Endong Gludug, Gablog, Ireng-ireng, Cining, Untup-untup, Wedang Awe-awe, Sriwet Moblong, Kembang Tahu dan masih banyak lagi. Di mana jejaknya kini?

Maka dari itu, Mahanani mengajak kalian semua ikut nimbrung menggunjing “Warisan Kuliner Kediri” dalam Rerasan Sowan, bersama ibu Liliek Sundoko, pegiat sejarah budaya kuliner Kediri. Disebut sebagai Rerasan Sowan karena Rerasan Mahanani kali ini tidak dilaksanakan di istana Mahanani. Melainkan digelar langsung di halaman kediaman Ibu Liliek Sundoko, di Jl. Tosaren II No. 87 Kediri, pada hari Minggu, pukul 15.00 WIB sampai selesai.

Bisa jadi, apa yang sering kita kunyah ternyata salah satu dari penganan khas Kediri. Siapa tahu tujuan kuliner yang rutin kita kunjungi ternyata menawarkan menu-menu bernilai sejarah mengagumkan dari laku masyarakat Kediri pada jaman dahulu kala. Nah, loh.. Selamat belajar.

———————————————————————-
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi WA: 082232271802, a/n. PUGUH

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *