Persinggahan Emha Ainun Najib di Kediri

Persinggahan Emha Ainun Najib di Kediri | Foto: Muhammad Al Yusuf

“KE-DIRI. Adalah alasanmu untuk menjadi manusia yang utuh. Menjadi manusia yang percaya diri. Berkarakter dengan jiwamu. Berdaulat atas dirimu. Mandiri. Sesuai susunan katanya, Ke-Diri, semuanya itu akan kembali ke dirimu sendiri.”

Kalimat di atas barangkali masih terekam jelas oleh ribuan jamaah maiyah yang menghadiri Sinau Bareng Cak Nun & Kiai Kanjeng di SMKN 1 Ngasem, 25 April 2018 lalu. Keesokan harinya, Cak Nun melanjutkan perjalanannya ke Trenggalek untuk menemani jamaah ngaji bareng di alun-alun kota.

Hari Jumat, 27 April 2018, sebelum Mbah Nun menuju Mojokerto dalam rangkaian agenda berikutnya, Mbah Nun menyempatkan diri untuk singgah lagi di Kediri, tepatnya di @warungkahfi untuk sekadar menikmati kopi dan berbagi cerita tentang banyak hal yang selalu dibawakan dengan penuh kegembiraan.

Duduk selama tiga jam mendengarkan Mbah Nun bercerita begitu terasa singkat. Mbah Nun harus meneruskan perjalanannya ke Mojokerto. Kami yang mulanya tak mengira bakal ada kunjungan beliau, begitu ingin terus berada di dekatnya. Merekam dengan seksama tiap kata yang keluar darinya.

Sehat terus nggih, Mbah. Maturnuwun sanget, di tengah sempitnya waktu, sudah menengok cucu-cucumu yang mbeling-mbeling ini.