Bakso Sederhana Pak Mis, Bakso Legenda Sejak 1968

Bakso Sederhana Pak Mis, Bakso Legenda Sejak 1968 | Foto: @wisatakabupatenkediri 

Teringat sekitar 10 tahun lalu seorang teman biro travel dari Bali minta diantar ke kuliner ini, sedangkan mimin belum pernah dengar. Dengan beberapa kali bertanya ke sekitar akhirnya kami pun sampai. Dan kala terbersit di waktu “suwung” akhir pekan kemarin alhasil mimin arahkan motor ke sana.

Lumayan sulit menemukan lokasinya yang masuk jalanan desa dari Jalan Raya Papar – Plemahan. Namun sejumlah mobil berplat L yang terlihat dari jalan raya meyakinkan di sanalah lokasinya. Dan benar adanya. Di dalam penuh pengunjung berlogat Suroboyoan menikmati bakso dengan lahap.

Sekilas dilihat tak ada beda bakso ini dengan bakso lainnya. Namun saat dimakan teksturnya tak sebegitu lembek dan seperti mimin duga banyak serat daging nyangkut di sela gigi yang artinya bakso tak melulu dari tepung kanji. Kuahnya pun segar kaldu daging, sebagaimana dituturkan Pak Mis sendiri karena beliau sendiri yang selalu masak adonan dan kuah.

Satu porsi Bakso Pak Mis

Ia bercerita usahanya berawal dengan bekerja pada penjual bakso di sekitar HVA Pare tahun 1968. Pak Mis kemudian berjualan dengan memikul di daerah Papar pada tahun 1970. Tahun 1973 beliau menetap di lapak sederhana di Jalan Melati No. 246, Dsn. Sukodono, Ds. Kedung Malang, Papar, Kediri hingga sekarang.

Harga bakso dijual Rp.9.000 per porsi dan Rp.17.000 untuk bakso balungan. Kuliner ini buka dari pukul 11 hingga seusai maghrib. Sayangnya mimin datang sudah menjelang petang jadi tak kebagian balungan maupun lontong. Bagaimanapun rasanya benar-benar juara. Sebuah hasil dari ketekunan menggeluti sebuah usaha dan menyempurnakan selama puluhan tahun.